• Jl. Kampus Pertanian
  • (0431) 838858
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Leaflet
    • Prosiding
    • Brosur
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
332 dilihat       29 Februari 2024

Asa di Tetey, BSIP Sulut Sosialisasikan Pembentukan Korporasi

Apa sih yang menjadi core dari sosialisasi? Interaksi menjadi syarat mutlak terjadinya sosialisasi. Ada dua aspek interaksi yang perlu diperhatikan dalam sosialisasi, yakni (1) seseorang harus mengetahui tingkah laku yang pantas dilakukan dalam situasi tertentu, dan (2) komitmen terhadap beberapa atau semua tingkah laku itu. Untuk sampai pada tujuan itu, ada tiga proses yang bisa dilakukan, yaitu peniruan, generalisasi, dan penguatan (Waters and Crook, 1946: 93-94). Tim ICARE BSIP Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan Sosialisasi Pembentukan Korporasi di Desa Tetey Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara pada 27 Pebruari 2024. Sosialisasi dilaksanakan di salah satu rumah petani dan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Perkebunan, Ibu Cecilia Bernadus, S.P. yang mewakili Kepala Dinas Pertanian Minahasa Utara (Minut) karena berhalangan hadir. 

Cecilia menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan tahap lanjutan dari ICARE. Cecilia berpesan kepada peserta agar setiap ada pemaparan dari Tim ICARE untuk diikuti karena intinya disitu. "Torang sudah sampai tahap lanjut, so torang harus semangat, " Cecilia menegaskan bahwa petani harus bersyukur karena lokasi mereka merupakan salah satu lokasi di Minut yang mendapatkan kegiatan tersebut, bagian 5 dari 10 kecamatannya, bahkan bagian dari 9 propinsi di Indonesia. Kabid mengajak untuk bersama-sama menunjangnya karena keuntungan ada di petani penerima manfaat, dan mengingatkan bahwa ada rambu-rambu didalamnya.

Sosialisasi dilanjutkan oleh Tim PIU, Bapak Aryanto, S.Pt., M.Sc. Aryanto menegaskan bahwa Tim ICARE berada di bawah Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP), yang terlibat dan berperan dalam perjalanan ICARE tersebut. Aryanto menegaskan bahwa sekarang sudah tahap penyaluran dari Bank Dunia dan juga menjelaskan apa itu korporasi dan kenapa harus. Pertama, Bank Dunia menginginkan petani agar berkorporasi dalam mengelola rantai nilai usaha taninya yang merupakan komoditas unggulan. Umumnya di lokasi tersebut sudah ada, tetapi dikerjakan kecil-kecilan dan sumber dana pun terbatas. ICARE ini mengandung visi mengajak, kalau ada yang sukses itu semuanya ikut sukses, bukan hanya 1-2 orang. ICARE menginginkan semua sumber daya dan kelompok harus sukses bersama, maka dibentuklah korporasi. Korporasi merupakan suatu organisasi yang bergerak di bidang yang sama, yang resmi, diakui, dan berbadan hukum. 

Kedua, Aryanto menambahkan bahwa kenapa harus korporasi karena misi ICARE, Bank Dunia adalah mensyaratkan ada dana berjumlah tertentu yang akan dikucurkan dengan syarat dibentuknya korporasi. Aryanto juga menjelaskan bahwa dalam pembentukan koperasi yang merupakan bagian dari korporasi, akan ditanggung pembiayaannya oleh ICARE. Sosialisasi dilanjutkan lagi oleh Tim PIU lainnya, Anita Winokan, S.Pt., M.Si. sebagai bagian dari tim teknisnya. Anita melakukan pengecekan terhadap kehadiran kelompok tani (poktan) yang telah diundangnya. Poktan diwakili oleh ketua, sekretaris, dan bendaharanya. Kelima Poktan tersebut antara lain Kendem, Keluarga Tani, Pinamintu, Karunia, dan Berkat. Anita menegaskan bahwa bantuan dari Bank Dunia akan disalurkan melalui koperasi petani. Besar harapan dari Tim ICARE bahwa seluruh poktan tersebut membentuk suatu koperasi karena bantuan ICARE akan turun di koperasi yang merupakan lembaga ekonomi dan lembaga yang sah, yang didalamnya akan terdapat penasihat dan pembina. 

Anita menambahkan untuk kepengurusan koperasi tersebut harus memuat kaum perempuan dan milenial. Pembentukan koperasi dilakukan dengan mengajukan ke dinas tenaga kerja, sesuai format yang ditetapkan agar bisa lolos. Selain itu, dalam penamaan suatu koperasi harus memperhatikan jumlah katanya, tidak boleh hanya dua kata. Anita menjelaskan tujuan pembentukan korporasi adalah untuk meningkatkan penghasilan, pendapatan, dan menghasilkan olahan produk pertaniannya. Akhir dari acara sosialisasi, setelah kelima poktan sempat berdiskusi, mereka memutuskan untuk keberadaan ketua, sekretaris dan bendaharanya, yang kemudian akan dibahas lebih lanjut di dalam intern mereka.

 

Sumber:

Tim ICARE BSIP Sulut.

Syarif, J. 2007. Sosialisasi Nilai-Nilai Kultural dalam Keluarga. Banjarmasin. Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Banjarsari Banjarmasin.

 

Prev Next

- DS Wibowo


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Jaga Produksi Nasional, Mentan Amran Perjuangkan Sawah dan Petani Desa Hutan
    13 Feb 2026 - By DS Wibowo
  • Thumb
    Rakor Awal BBRMP Sulut Perkuat Kinerja 2026
    12 Feb 2026 - By Admin BRMP Sulut
  • Thumb
    BBRMP Sulawesi Utara Membimbing Siswa SMKN Pembangunan Pertanian Kalasey
    12 Feb 2026 - By Admin BRMP Sulut
  • Thumb
    Mentan Amran: NTB Menjadi Pusat Komoditas Bawang Putih dan Jagung Nasional
    10 Feb 2026 - By Admin BRMP Sulut
  • Thumb
    Presiden Prabowo Tetapkan Swasembada Pangan Sebagai Agenda Strategis Tiga Tahun Kedepan
    09 Feb 2026 - By Admin BRMP Sulut

tags

Badan Standardisasi Instrumen Pertanian

Kontak

(0431) 838858
(0431) 838858
[email protected]

Jl. Kampus Pertanian, Kalasey

Kec. Mandolang. Kab. Minahasa

Manado - Sulawesi Utara

Kode Pos 95661

Alamat website: https://sulut.brmp.pertanian.go.id

No. WA: 085396309361

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Utara. All Right Reserved